• 17

    Jan

    Kehidupan Ini ...

    Ada sebagian orang, yang karena tidak kuat atau kurang kuat menjalani hidup, akan menyimpulkan klo hidup itu hanyalah berisi 2 jawaban, untung dan kurang beruntung (rugi). Mereka memandang orang yang beruntung adalah orang yang menjalani hidupnya dengan baik dan hampir sempurna. Sedangkan yang kurang beruntung atau rugi diwajibkan untuk berupaya lebih keras lagi. Beruntung dan kurang beruntung, itukah hidup? Ya seperti itulah hidup bagi mereka-mereka yang memandangnya dengan sebelah mata yang tertutup, tanpa melihat orang-orang dibawahnya terlebih dahulu. Sehingga muncul sebuah pertanyaan lagi, lalu apa sebenarnya hidup? Mengapa harus ada orang-orang yang untung dan ada orang-orang yang rugi? Dan jawabannya adalah untung ataupun rugi itu hanyalah SEBUAH KESEMUAN BELAKA, kesemuan yang dila
  • 19

    May

    Bukan Beban, Tapi Tanggung Jawab

    Waktu di dunia ini berputar 24 jam sehari, sepanjang 24 jam tersebut, ada sebagian orang yang merasa kelebihan waktu, dan tidak sedikit pula yang merasa jatah rata 24 jam tersebut masih belum cukup. Pernah aku baca di internet kalau di Jepang sana ada cafe yang buka 26 jam, apa tidak aneh? Belakangan ini aku lama tidak posting dan tidak blogwalking. Bukan karena apa, tapi karena belakangan ini aku sedang tidak punya banyak waktu luang. Bulan Mei ini hari-hariku bener-bener padat merayap. Aktifitasnya hanya diisi dengan mengerjakan tugas kampus yang banyak, ditambah lagi deadline tugas di tempat kerja, lengkap sudah. Aku minta maaf karena belum bisa kunjung balik ke blog temen yang berkunjung ke blogku. Disela-sela mengerjakan tugas kampus, aku sempetin untuk posting. Meskipun kepala ini
  • 30

    Apr

    Absensinya Belum Ada

    Beberapa hari yang lalu, jam 08.45 waktu hpku, aku udah berangkat kerja ke kantor. Agak buru-buru sich karena jam 09.00 udah masuk. Sampai di kantor sich emang gak telat, tapi ternyata malah absensinya yang belum siap atau sengaja tidak disiapin aku juga gak tahu. Kita absennya menggunakan tanda tangan, jadi ada terkadang temenku yang titip absen ke temen yang lain. Dengan belum siapnya absensi ini aku sich biasa aja, karena yang terpenting aku tidak datang terlambat. Tapi bagi sebagian temenku, absensi yang belum siap ini seperti sebuah petaka. Ada yang ngomel percuma datang gak telat. Ada lagi yang ngomel percuma masuk kalau gak diabsen. Yang lebih parah temenku yang dititipin absen oleh temennya. Jelas sudah kalau mereka bekerja tidak sepenuh hati, dan loyalitas mereka patut dipertany
  • 1

    Apr

    Makna Sebuah Waktu

    Waktu, sesuatu yang selalu mengiringi kita. Waktu yang kita miliki sangat terbatas, semua orang dapat rata 24 jam sehari semalam. Sedangkan keinginan kita untuk memanfaatkan waktu yang terbatas tersebut tidak terbatas. Terutama bagi orang kota yang super sibuk, waktu bagi mereka adalah sesuatu yang sangat berharga. Bahkan mungkin ada yang merasa jatah 24 jam itu masih kurang. Tidak jarang juga kita hanya melewati waktu yang sudah kita dapatkan tanpa memahami makna dibalik waktu yang kita lewati. Mungkin kita harus bertanya kepada orang-orang di bawah ini agar kita tidak menyepelekan waktu yang kita lewati tersebut. - Untuk memahami makna waktu 1 tahun, bertanyalah kepada seorang siswa yang gagal dalam ujian kenaikan kelas. - Untuk memahami makna waktu 1 bulan, bertanyalah kepada seo
  • 3

    Mar

    "Menanti Ajal"

    Beberapa waktu yang lalu di tengah-tengah memberi materi kuliah di kelas, dosenku ngasih tahu kita tentang blognya. Sejurus kemudian dia secara live menampilkan blognya di layar display ke anak didiknya, termasuk aku. Kemudian tampillah sebuah blognya di layar display. Di blog tersebut terpampang juga motto hidupnya yang dicetak dalam ukuran huruf besar dan tebal, tertulis : “Hidup adalah sebuah penantian”. Temen-temenku yang dari tadi hanya diam dan menyimak aja, akhirnya salah satu dari temenku nyeletuk, “Hidup adalah sebuah penantian, menanti apa Pak?”. Tanpa menunggu waktu lama, langsung dosenku ini menjawab, “Ya menanti ajal, menanti apa lagi”. Sebuah jawaban yang langsung tepat mengenai sasaran. :-)
  • 15

    Jan

    Beruntung Dan Sial

    Disela-sela mengerjakan tugas buat program Visual Basic di kampus tadi sore, iseng-iseng aku browsing buat membunuh rasa jenuh di kepalaku yang udah penuh terisi oleh berbagai macam syntax. Dan di tengah browsing itulah aku menemukan sebuah artikel yang sangat bagus buat memotivasi kita dalam menjalani kehidupan. Dalam artikel tersebut kita disarankan untuk selalu merasa beruntung tiap hari, hari apapun. Inilah artikel lengkapnya. Kita semua pasti kenal tokoh si Untung di komik Donal Bebek. Berlawanan dengan Donal yang selalu sial. Si Untung ini dikisahkan untung terus. Ada saja keberuntungan yang selalu menghampiri tokoh bebek yang di Amerika bernama asli Gladstone ini. Betapa enaknya hidup si Untung. Pemalas, tidak pernah bekerja, tapi selalu lebih untung dari Donal. Jika Untung da
  • 22

    Nov

    WAKTU

    Selamat Pagi blogger, pagi ini aku menulis sebuah cerita tentang pentingnya kita untuk menyisihkan waktu buat orang2 yg kita cintai (misal keluarga atau pacar). Yang karena kesibukan kita yg sangat padat, sehingga menyisihkan waktu sedikit aja tidak sempat atau tidak ada waktu. Padahal menyisihkan waktu yg sedikit tsb sangat berarti besar bagi mereka. Mereka akan merasa dihargai dan tidak merasa ditinggal oleh kita. Seperti biasa Rudi, kepala cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di Jakarta, tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak seperti biasanya, Imron, putra pertamanya yang baru duduk di kelas dua SD yang membukakan pintu. Ia nampaknya sudah menunggu cukup lama. Kok, belum tidur? sapa Rudi sambil mencium anaknya. Biasanya, Imron memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru ter
  • 16

    Nov

    Karena Semangkok Bakmi

    Pada malam itu, Nia bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Nia segera meninggalakan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru sadar kalau ia tidak membawa uang sama sekali. Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi, tetapi ia tidak mempunyai uang. Pemilik kedai melihat Nia berdiri cukup lama di depan kedai bakminya lalu berkata, Nona, apakah engkau ingin memesan semangkok bakmi?. Ya, tapi aku tidak membawa uang. jawab Nia dg malu-malu. Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu, jawab si pemilik kedai. Silahkan duduk, akan akan memasakkan bakmi untukmu. Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkok bakmi. Nia segera makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang. Ada apa Nona?, tanya si pemilik kedai. Tidak ada apa-ap
-

Author

Follow Me

Search

Recent Post