• 20

    Jan

    Selalu Ada Hal Yang Bisa Disyukuri

    Kemarin adalah hari ketigaku ikut workshop DCU di kantor, seperti biasa mulainya ngaret sampe jam 11 siang. Memang sich jam 11 siang di Denpasar tidak begitu siang tapi tetep aja namanya gak ontime, dan aku gak suka itu. Sebelum pulang kita yang cuma bertiga orang dikasih tugas oleh trainernya untuk mencoba GPS di handphone. Jadinya pulang training malah gak langsung pulang tapi belok ke Dunkin yang ada di Simpang Enam, pesen ini itu akhirnya aku berdua sama temenku (cewek) dapat tempat duduk yang pas menghadap ramainya jalan di persimpangan enam tersebut. Kita cuma beli 2 kopi hangat gitu plus donut tentunya, tahu habisnya berapa Rp? Rp56000. Sebuah harga yang bisa membuat aku makan 3 hari. Udah terLanjur beli, menyesal memang selalu datang belakangan [CATET!!!] Padahal di hari training
  • 17

    Nov

    Idul Adha Di Denpasar

    Aku pengen sharing tentang suasana yang aku alami selama idul adha di Denpasar. Jika dihitung, ini adalah untuk keempat kalinya aku ber-idul adha di Denpasar. Dimulai dari pagi tadi jam 04.31 Wita alarm hpku sudah berbunyi membangunkanku dari tidur. Seketika itu aku mendengar sayup2 suara azan di luaran sana. Aku pun langsung bergegas keluar dari kostku menuju parkiran motor dan melaju ke masjid terdekat yaitu masjid Al Furqon di jalan Sudirman, tidak jauh dari kostku. Seperti shalat subuh berjamaah di hari biasa, jamaah yang hadir di pagi buta tersebut cuma ada sampe 3 shaft. Padahal aku fikir akan banyak karena ini adalah hari raya Idul Adha, tapi ternyata aku salah. Pulang dari subuhan tersebut, aku langsung pulang menuju kostku dengan kecepatan motorku yang cukup tinggi, biasalah di p
  • 15

    Nov

    Diri Ini...

    Beberapa hari ini perasaanku kesel banget, entah kenapa. Semua usahaku untuk mencoba enoy kandas karena suatu hal yang sangat mengaggu. Aku memang tidak pandai bercerita, aku bingung mau mulai ceritanya dari mana. Padahal pengen rasanya semua mau aku tumpahkan ke dunia tak nyata di blog ini. Aku sering melihat dan menilai orang lain yang sedang ada masalah, namun aku jadi tidak lebih mengerti jika melihat masalahku sendiri. Percuma juga aku cerita di sini, mungkin efeknya gak akan berpengaruh banyak, karena tidak akan ada juga orang yang peduli terhadapku meskipun aku bercerita semuanya. Aku merasa kesel dengan diri sendiri, kenapa aku seperti ini? Kenapa? Kenapa? Kenapa? Aku masih belum menemukan jawabannya. Aku hanya ingin ada seorang aja yang punya rasa peduli terhadapku, Ada seorang t
  • 4

    Nov

    Amnesia

    Hello… udah lama gak buka baju blog, apalagi posting tulisan,, Ini disebabkan karena akunya yang kadang gak sempat menulis sesuatu padahal udah begitu banyak hal yang pengen aku tumpahkan ke tulisan. Apalagi sekarang alhamdulillah sudah ada laptop sehingga bisa kirim postingan kapan aja jika ada waktu. Mungkin aku bisa dikatakan amnesia akan blogku yang sudah aku telantarkan beberapa bulan ke belakang,, haha…. Padahal dahulu kala aku berjanji sama diri sendiri klo suatu saat punya komputer/laptop maka aku akan update blog tiap waktu. Tapi sekarang setelah laptop ada malah waktunya yang gak ada uang, maka dengan bermodalkan hp sony ericsson-ku yang aku pake sebagai modem, aku akan berusaha untuk tetep bisa update blog tiap waktu. Dulu semasa kuliah emang aku lagi demen banget
  • 15

    May

    Jika Aku Tidak Lebih Baik

    Tak masalah jika memang (ternyata) kamu menginginkan yang lebih baik dari aku. Seperti yang pernah kamu bilang, “Hidup adalah sebuah pilihan, dan kita harus bisa memilih dengan bijak..”
  • 23

    Apr

    Datang 'On Time' Itu (Tidak) Salah

    Beberapa waktu yang lalu tiba-tiba aku ditugaskan oleh kantor untuk ikut training Samsung Mobile di Paparonz Pizza, Denpasar. Langsung yang ada di pikiranku adalah nanti bakal dapat pizza gratis. Entah kenapa aku malah fokus ke pizzanya daripada ke trainingnya, hehe.. Hari yang ditentukan pun tiba, tepatnya di hari selasa. Jadwal trainingnya adalah jam 10.30 Wita. Namun sejak pagi hari di selasa tersebut hujan menyapa bumi tanpa henti. Jam 10 aku mulai berangkat ke kantor sebelum ke tempat training, sekalian berangkat bareng dengan temenku entar. Keadaan di luar masih hujan ketika waktu sudah menunjukkan jam 10.15 wita. Terpaksa aku dan temenku menerobos guyuran hujan menuju lokasi training. Sampai di Paparonz ternyata belum ada satu pun undangan yang datang, padahal udah mau jam 10.30
  • 11

    Apr

    Gathering Erafone Bali

    Pagi-pagi banget tadi udah bangun. Tepatnya jam 05.30 Wita. Padahal alarm di hpku aku set jam 05.00, tetapi tetep aja aku terobos. Langsung aja mandi, tidak seperti biasanya, biasanya jika hari minggu gini aku cuma (akan) ambil wudhu aja, shalat Subuh dan tidur lagi coz klo hari minggu kerjaku masuk siang. Dan aku rasa kebanyakan orang lain klo minggu pasti bangun lebih siang dan libur. Khusus hari ini, di hari minggu yang cerah ini aku tidak tidur lagi coz ada acara Gathering Erafone ke Bedugul. So, jam 7 kurang, aku udah meninggalkan kost. Janjinya sich jam 7 kumpul, tapi (ternyata) molor sampe jam 8. Duh, kapan majunya negeri ini jika tiap manusianya tidak bisa tepat waktu. Sedangkan aku sendiri tidak pernah main-main dengan waktu. Akhirnya jam 8.10 bus yang membawa kita mulai berangk
  • 26

    Mar

    Tanpamu ...

    Rabu, 24 Maret 2010 jam 20.08 wita, aku menuju Renon, sebuah taman kota terkenal di Denpasar. Di Renon inilah banyak terukir sejarah tentang kita. Aku masih inget, kita 2 kali ke tempat ini bersama. Yang pertama, kita cuma jalan-jalan keliling Lapangan Renon. Aku cukup seneng waktu itu. Yang kedua, kita juga keliling. Cuma setelah keliling sebentar, kita duduk bersama di sebuah bangku yang ada di taman tersebut. Waktu itu aku lebih senang lagi karena kita bisa mengobrol dan bercerita lebih banyak. Dan sekarang, malam yang dingin ini, aku kembali duduk di bangku tempat dulu kita duduk bersama tersebut, cuma bedanya saat ini aku sendirian. Berada di Renon dan duduk di bangku ini otomatis mengingatkanku padamu. Aku teringat waktu kita duduk bersama di bangku yang aku duduki sekarang ini, ju
  • 16

    Mar

    Nyepi di Bali

    Alarm hpku tiba-tiba menjerit keras mengagetkan dan membangunkan tidurku pagi tadi sebagai penanda jam sudah menunjukkan pukul 05.00 WITA. Segera aku terbangun, dengan perasaan agak malas aku matikan alarm hpku tersebut. Dari luar kamar kostku yang berada di lantai 2 ini sayup-sayup terdengar lantunan ayat-ayat suci Al Quran jelang adzan Subuh. Dengan mengumpulan tenaga dan memori yang masih belum full karena baru bangun tidur, aku langsung teringat klo hari ini adalah hari libur nasional Nyepi. Mungkin jika di tempat lain bisa menikmati hari libur ini dengan liburan, maka tidak dengan di tempatku, Bali. Segera kubuka sedikit gorden kamarku untuk memastikan apakah di luar sana masih ada yang rumahnya menyalakan lampu, ternyata ada beberapa. Langsung aja aku nyalakan juga lampu kamar kost
  • 3

    Feb

    Menunggu, Menunggu, dan Menunggu Lagi..

    Sama halnya dengan kebanyakan orang lain, aku sangat tidak senang menunggu. Karena menunggu itu berarti membiarkan waktu berlalu-begitu-saja. Aku bilang berlalu-begitu-saja karena dalam menunggu itu waktu kita akan “hilang” oleh sebab memikirkan hal yang ditunggu tersebut. Aku benci dengan keadaan yang aku alami sekarang ini, keadaan yang selalu-memaksaku untuk memilih menunggu. Terlebih lagi, keadaan yang aku tunggu ini belum tentu akan sesuai dengan yang-aku-harapkan. Aku gak akan sebegitu membenci keadaan ini jika yang aku tunggu itu pada akhirnya akan menghasilkan sesuatu yang sesuai-dengan-harapanku. Yach, meskipun gak pasti sesuai, setidaknya tuch hasil mengarah ke harapanku-lah. Tetapi pada kenyataannya yang aku-alami-saat-ini adalah suatu penungguan yang hasilnya belum
  • 23

    Jan

    Semuanya Itu Mungkin, JIKA Mau..

    Hampir seminggu ini aku bisa browsing internetan melalui PC. Padahal biasanya aku tuch 90 % internetan melalui Opera Mini di hp jadulku. Dan meskipun aku tidak punya PC pribadi -apalagi laptop- aku harus bersyukur dan sangat berterimakasih kepada pihak-pihak yang telah dengan sukses membuat aku bisa browsing internetan melalui PC. Beda, sangat beda malah dibanding internetan di hp. Di PC lebih menarik dari segi tampilan karena lebih luas, meskipun gak bisa dibawa kemana-mana layaknya internetan di hp. Yang lebih penting lagi adalah aku bisa menikmati ini secara gratis. Kok bisa gratis? Adalah sebuah kebiasaanku untuk selalu-singgah di perpustakaan daerah di manapun aku-berpijak. Dan beruntungnya aku adalah bahwa di perpustakaan milik pemprov Bali menyediakan free hotspot dan 1 buah PC y
  • 17

    Jan

    Kehidupan Ini ...

    Ada sebagian orang, yang karena tidak kuat atau kurang kuat menjalani hidup, akan menyimpulkan klo hidup itu hanyalah berisi 2 jawaban, untung dan kurang beruntung (rugi). Mereka memandang orang yang beruntung adalah orang yang menjalani hidupnya dengan baik dan hampir sempurna. Sedangkan yang kurang beruntung atau rugi diwajibkan untuk berupaya lebih keras lagi. Beruntung dan kurang beruntung, itukah hidup? Ya seperti itulah hidup bagi mereka-mereka yang memandangnya dengan sebelah mata yang tertutup, tanpa melihat orang-orang dibawahnya terlebih dahulu. Sehingga muncul sebuah pertanyaan lagi, lalu apa sebenarnya hidup? Mengapa harus ada orang-orang yang untung dan ada orang-orang yang rugi? Dan jawabannya adalah untung ataupun rugi itu hanyalah SEBUAH KESEMUAN BELAKA, kesemuan yang dila
  • 6

    Dec

    Maka Bersyukurlah Atas Segala Nikmat-Nya !!

    Waktu pulang kampung Lebaran Idul Fitri 1430 H kemarin, ketika sedang ada di rumah makan aku iseng-iseng bertanya kepada ibuku tentang Surat Alqur’an apalagi yang harus sering dibaca selain Surat Yasiin. Ibuku waktu itu menjawab agar aku juga sering-sering membaca Surat Ar Rahman dan Al Waqi’ah. Dan ketika cinta bertasbih udah balik ke Denpasar lagi aku segera mencoba membaca Surat yang dianjurkan ibuku tersebut. Aku cari-cari Surat Ar Rahman, akhirnya ketemu :) (seneng sekali pas ketemu.. si Dia) Aku pun jadi sering membacanya. Dan aku baru tahu klo ternyata di Surat Ar Rahman ada sebuah ayat yang diulang-ulang, dan jika dihitung ayat tersebut diulang sebanyak 31 kali. Yaitu ayat yang berbunyi “Fabiayyi li Rabbikum tukadzdzibn”. Aku pun akhirnya penasaran dengan m
  • 26

    May

    Logika-Ku Menjawab

    Aku akan bahagia jika melihatmu bahagia. Maka, jika dan hanya jika memang kamu lebih bahagia(setidaknya bahagia) bersamanya, aku akan mendukungnya. Untuknya, bukan untukku..
  • 9

    May

    Sesuatu Untukmu

    Terasa indah dekat denganmu. Begitu sejuk rasanya hati ini. Kamu adalah anugerah. Hidup akan sangat indah saat “dunia” ini menyatu. Kamu bilang dirimu-hanyalah-bagian-dari-maha-luasnya-dunia-ini. Tapi bagi diriku, kamu-lah “dunia” itu. Dan bukan tidak mungkin aku punya sesuatu untukmu.
- Next

Author

Follow Me

Search

Recent Post