• 26

    Mar

    Tanpamu ...

    Rabu, 24 Maret 2010 jam 20.08 wita, aku menuju Renon, sebuah taman kota terkenal di Denpasar. Di Renon inilah banyak terukir sejarah tentang kita. Aku masih inget, kita 2 kali ke tempat ini bersama. Yang pertama, kita cuma jalan-jalan keliling Lapangan Renon. Aku cukup seneng waktu itu. Yang kedua, kita juga keliling. Cuma setelah keliling sebentar, kita duduk bersama di sebuah bangku yang ada di taman tersebut. Waktu itu aku lebih senang lagi karena kita bisa mengobrol dan bercerita lebih banyak. Dan sekarang, malam yang dingin ini, aku kembali duduk di bangku tempat dulu kita duduk bersama tersebut, cuma bedanya saat ini aku sendirian. Berada di Renon dan duduk di bangku ini otomatis mengingatkanku padamu. Aku teringat waktu kita duduk bersama di bangku yang aku duduki sekarang ini, ju
  • 16

    Mar

    Nyepi di Bali

    Alarm hpku tiba-tiba menjerit keras mengagetkan dan membangunkan tidurku pagi tadi sebagai penanda jam sudah menunjukkan pukul 05.00 WITA. Segera aku terbangun, dengan perasaan agak malas aku matikan alarm hpku tersebut. Dari luar kamar kostku yang berada di lantai 2 ini sayup-sayup terdengar lantunan ayat-ayat suci Al Quran jelang adzan Subuh. Dengan mengumpulan tenaga dan memori yang masih belum full karena baru bangun tidur, aku langsung teringat klo hari ini adalah hari libur nasional Nyepi. Mungkin jika di tempat lain bisa menikmati hari libur ini dengan liburan, maka tidak dengan di tempatku, Bali. Segera kubuka sedikit gorden kamarku untuk memastikan apakah di luar sana masih ada yang rumahnya menyalakan lampu, ternyata ada beberapa. Langsung aja aku nyalakan juga lampu kamar kost
  • 11

    Jan

    Jadi Orang Desa Sekaligus Orang Kota

    Satu bulan ke belakang ini aku seperti merasa hidup di dua-alam-yang-sangat-berbeda. Yakni alam pedesaan dan alam perkotaan. Suatu waktu aku bisa berada di alam pedesaan yang sangat tenang, damai, dan tentunya dengan hijaunya pesawahan lengkap dengan kicauan burung-burungnya. Dan di suatu waktu yang lain, dengan selang waktu 1 jam, aku bisa dengan segera berada di tengah perkotaan antara deretan gedung-gedung percakar langit yang sangat ramai, polusi, macet, dan orang-orangnya yang supersibuk dan serba buru-buru (termasuk aku, hehe..). Keadaan seperti ini memaksaku untuk harus-selalu-bersyukur, karena tidak banyak orang yang bisa seperti ini, sebentar berada bisa dengerin lembutnya kicauan burung, selang sejam udah berada terjebak kemacetan plus polusinya tentu. Desa yang aku maksud ada
  • 3

    Mar

    "Menanti Ajal"

    Beberapa waktu yang lalu di tengah-tengah memberi materi kuliah di kelas, dosenku ngasih tahu kita tentang blognya. Sejurus kemudian dia secara live menampilkan blognya di layar display ke anak didiknya, termasuk aku. Kemudian tampillah sebuah blognya di layar display. Di blog tersebut terpampang juga motto hidupnya yang dicetak dalam ukuran huruf besar dan tebal, tertulis : “Hidup adalah sebuah penantian”. Temen-temenku yang dari tadi hanya diam dan menyimak aja, akhirnya salah satu dari temenku nyeletuk, “Hidup adalah sebuah penantian, menanti apa Pak?”. Tanpa menunggu waktu lama, langsung dosenku ini menjawab, “Ya menanti ajal, menanti apa lagi”. Sebuah jawaban yang langsung tepat mengenai sasaran. :-)
  • 27

    Feb

    Seharusnya Bersyukur

    Kebanyakan dari kita lebih mudah menemukan alasan untuk mengeluh daripada mencari alibi untuk mengungkapkan rasa syukur. Tidak perlu contoh besar, contoh kecil aja bisa dipakai sebagai bukti. Setiap hari tiap pagi jam 05.00 waktu Denpasar, handphoneku pasti berbunyi. Bukan berbunyi karena di-misscall yayank-ku, bukan juga berbunyi karena baterainya low, tapi berbunyi karena alarmnya sengaja aku set jam segitu. Aku set jam 05.00 WITA tersebut agar aku segera bangun untuk shalat subuh, meskipun waktu subuhnya sendiri jam 5 lewat. Dan tiap aku mendengar alarm ini berbunyi biasanya aku mengeluh, “mengganggu tidur aja”, lagi enak-enaknya tidur diganggu, begitu pikirku. Gimana gak merasa terganggu wong tidurnya aja tiap hari lewat jam 00.00 dan harus bangun jam 05.00, 5 jam tidur k
  • 19

    Feb

    Kangen Dengan Blog Sendiri

    Jam sudah menunjukkan pukul 00.08 waktu Denpasar ketika aku menulis postingan ini. Baru 8 menit memasuki pagi yang masih buta, sekaligus berganti hari yang baru. Tapi rasa kangenku terhadap blogku udah menghinggapi aku selama berhari-hari. Mungkin ini bisa dibilang aneh. Aku terakhir kali lihat blogku sendiri secara utuh pada tanggal 16 February 2009, selebihnya aku cuma bisa mantau blogku secara mobile. Jadi karena mobile, cuma bisa lihat tulisannya aja. Tulisanku yang terakhir yang berjudul Tidak Posting pun aku sendiri tidak tahu tampilan utuhnya seperti apa. Waktu itu aku posting pake opera mini, jadi cuma bisa view tulisannya aja. Aku jadi kangen dengan blogku sendiri. Aneh? Mungkin. Secara aku yang punya blog tapi kok gak tahu blognya sendiri seperti apa. Mobile blogging ternyata ga
  • 4

    Feb

    Tidak Perlu Harakiri

    Beberapa hari ke belakang ini, pikiranku gak bisa ditentukan arahnya. Kacau. Tidak sedikit hal yang harus aku pikirkan dan putuskan. Yang berarti otomatis menambah beban pikiranku. Kesabaranku pun udah mulai mendekati titik habis. Aku masih belum bisa menemukan jawabannya kenapa masalah ini datang secara bertubi-tubi. Di sisi lain aku masih sadar kalau kita tidak mungkin diberi ujian melebihi batas kemampuan kita. Bukankah sisi positif dari sebuah ujian adalah membuat kita semakin kuat menjalani hidup. Jika pikiran lagi tidak menentu gini biasanya aku merenung, intropeksi diri, evaluasi diri, berkaca pada diri sendiri, dan mencoba mencari hikmah serta langkah selanjutnya yang harus aku jalani. Beberapa hari yang lalu ketika aku sedang duduk-duduk di atas pagar lantai 2 kostku (pagarnya a
  • 27

    Jan

    Blogwalking Vs Roomwalking

    Jika di dunia maya aku sering Blogwalking dari blog satu ke blog lain, maka di dunia nyata aku juga gitu, tapi istilahnya roomwalking, dari kamar kostku ke kamar kost lain dan kamar kost lain. Total ada 16 kamar, 8 di lantai bawah, 8 lagi di lantai atas. Kebetulan aku berada di lantai atas. Tapi gak semua kamar aku samperin karena ada yang belum aku kenal, karena aku masih baru pindah ke kost yang ini, belum 1 bulan. Ditambah lagi sebagian penghuninya adalah pekerja, jadi orangnya ada biasanya pas malam hari waktu aku udah kuliah. Jadi terkadang gak tiap hari bisa ketemu. Jika di blog aktifitas Blogwalking adalah membaca postingan dan meninggalkan comment, maka dalam roomwalking pun aku juga membaca. Yakni membaca keadaan. Banyak hal-hal gila yg aku baca dari kamar ke kamar. Biasalah,
  • 20

    Jan

    Kartu Baruku, Antara Mati Dan Hidup

    Mungkin inilah yang namanya efek domino dari sebuah bencana. Kemarin siang aku udah mendatangi Galeri Indosat Denpasar untuk mengajukan permintaan kartu baru dengan nomer sama. Ternyata prosesnya gak susah, aku cuma dimintai KTP dan 5 nomer yang sering di-SMS. Dan dalam sekejap aku udah memegang kartu baru, dengan mengganti biaya kartu Rp10000. Aku disuruh tunggu 24 jam, baru kemudian bisa mengaktifkan kartu baru ini. Aku pun bersyukur karena akhirnya “kepatah-hatianku” berhasil terobati. Tapi ternyata bencana masih belum mau pergi dari aku. Terbukti setelah kemarin nomer IM3-ku harus mati selama 2 hari akibat dari tanganku sendiri yang mematahkannya, sekarang kartu baru yang aku dapat dari Indosat ini berulah lagi. Setelah menunggu 24 jam sesuai dari yang dipesan costumer
  • 18

    Jan

    "Patah" Hatiku Karena Kartuku Patah

    Tadi pagi jam 9.30 wita aku udah ada di tempat kerja saudara sepupuku. Rencananya sich mau maen aja mumpung hari ini minggu kuliah libur dan udah lama gak ketemu ama salah satu keluargaku ini. Ternyata dia belum sampai ke tempat kerjanya, terpaksa aku menunggu lama plus bete di depan tempat kerjanya yang masih tutup. Dan di tengah kebeteanku inilah sebuah bencana besar terjadi terhadap masa depan kartu hpku. Waktu itu mataku gak sengaja melihat sebuah kartu operator XL tergeletak di bawah motorku. Aku pun memungutnya dan berniat mencoba mengecek pulsanya, sapa tahu masih ada sisa dan bisa dipake. Segera ku matikan hpku dan mengganti kartu IM3 yang ada di hpku dengan kartu XL yang aku temukan tadi. Setelah kartu XL telah masuk, kartu IM3-nya aku pegang aja pake tangan kiriku. Ternyata
  • 10

    Jan

    Blogwalking dan Posting Dini Hari

    Di saat semua penghuni kostku udah pada tidur semua, di saat gerimis masih berjatuhan di luar kamarku, di saat itulah aku menulis postingan ini. Entah kenapa di jam 02.00 wita ini aku gak bisa tidur. Iseng-iseng aku menuju ke rumah maya-ku dan Blogwalking ke beberapa temen dBlogger. Akhirnya kembali ke rumah maya-ku, eh ternyata ada 2 comment yang baru masuk. Dan ternyata 2 comment itu sama-sama mengomentari postinganku yang berjudul STH, comment itu datang dari fiky dan sarahtidaksendiri. Aku gak bisa habis pikir kenapa sich STH ini gak selesai-selesai dibahas. SMS temenku, yang dibahas tentang STH-ku, nelpon temen yang pertama diomongin temen telponku juga tentang STH-ku di postingan ini. Ya mungkin gara-gara temenku ini udah tahu aku kayak gimana orangnya, jadi mereka tambah kaget
-

Author

Follow Me

Search

Recent Post